
Grobogan, 24 Januari 2025 – Banjir besar yang melanda Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada 20-21 Januari 2025 menyebabkan dampak signifikan bagi warga di berbagai wilayah. Menurut data yang dirilis BPBD Grobogan, banjir ini merendam 27 desa di 9 kecamatan, yaitu Toroh, Purwodadi, Grobogan, Karangrayung, Kedungjati, Penawangan, Godong, Gubug, dan Tawangharjo. Sebanyak 3.946 kepala keluarga terdampak, 56 jiwa mengungsi, serta 129,16 hektare sawah terendam banjir.
Penyebab utama banjir adalah curah hujan tinggi serta luapan dari Sungai Lusi, Sungai Serang, dan Sungai Tuntang. Selain itu, tanggul jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Grobogan, menyebabkan lumpuhnya akses Jalan Purwodadi-Semarang. Jalur kereta api Semarang-Surabaya juga terdampak, khususnya di Desa Papanrejo, Kecamatan Gubug, di mana derasnya air menggerus dasar rel hingga amblas sedalam tiga meter, sehingga jalur tersebut tidak dapat dilalui kereta api.
Di tengah kondisi sulit ini, anggota Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Tengah, termasuk PT Linkbit Inovasi Teknologi, PT Jagat Media Teknologi, PT Marta Dwi Manunggal, PT Reconet Semesta Indonesia turut bergerak untuk membantu warga terdampak banjir.
Bantuan Kemanusiaan dari Anggota APJII Jawa Tengah

Sebagai bentuk kepedulian, para anggota APJII Jawa Tengah menyalurkan bantuan berupa sembako, air mineral, mi instan, dan kebutuhan pokok lainnya kepada masyarakat yang terdampak banjir. Bantuan ini diberikan langsung ke posko di beberapa titik yang mengalami dampak banjir paling parah Seperti BPBD Kab. Grobogan, Desa Cingkrong, Posko Pemerintah Kecamatan Gubug, dan Desa Tinanding.
Slamet Subagiyo, Direktur Utama PT Linkbit Inovasi Teknologi, yang juga merupakan salah satu anggota APJII Jawa Tengah, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat.
“Kami dari anggota APJII Jawa Tengah merasa terpanggil untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir di Grobogan. Kondisi ini sangat memprihatinkan, dan kami berharap bantuan yang kami salurkan dapat meringankan beban warga. Kami juga siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan akses komunikasi dan layanan internet tetap berjalan di wilayah terdampak,” ujar Slamet Subagiyo.
Harapan dan Langkah Selanjutnya
Aksi kemanusiaan ini mendapat sambutan hangat dari warga yang terdampak banjir. Mereka mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan oleh anggota APJII Jawa Tengah dalam membantu meringankan beban mereka.
Sementara itu, BPBD Grobogan terus melakukan upaya penanganan darurat, termasuk berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk melakukan perbaikan tanggul yang jebol serta memastikan infrastruktur yang rusak segera diperbaiki. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
Banjir ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana guna mengurangi dampak di masa mendatang. Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan, dan kondisi di Grobogan segera pulih.
#bintangg